Tuesday, April 1, 2014

Cara membaca isi dari suatu folder dan menampilkan nya dengan menggunakan php

- 0 komentar
Assalamu alaikum wr wb?

Sehubungan dengan kesibukan diluaran sana, sehingga saya jarang menyempatkan diri untuk menulis artikel di blog ini lagi, dan saya mohon maaf jika sebelumnya banyak pertanyaan-pertanyaan ataupun komentar yang masuk dan masih belum terjawab... Insya allah, saya akan menjawabnya satu-persatu semampunya...!

Baiklah, sekarang saya akan mencoba menulis kembali sebuah materi mengenai program php, yang tentunya sudah tidak asing lagi bagi para Developer Website, yang mana php adalah suatu program yang open source, atau bebas untuk digunakan oleh semua kalangan, dan tentunya secara Gratis....! Dan saat ini saya akan memberikan satu buah contoh program untuk membaca isi dari suatu folder dan menampilkan nya dengan menggunakan php

Sebenarnya php itu sendiri telah menyediakan beberapa Fungsi untuk keperluan Management Folder, yang mana kegunaanya adalah untuk membuka dan membaca suatu folder, kode perintah tersebut antara lain adalah:

opendir() = Adalah untuk membuka suatu Folder
readdir () = Adalah untuk membaca suatu Folder
closedir() = Adalah untuk menutup sessi Folder

Dalam penggunaan nya ketiga Fungsi tersebut sudah pasti saling berkaitan/membutuhkan, yakni membuka, membaca, dan menutup, dan didalam penerapan nya satu Fungsi closedir() bisa kita abaikan, yaitu kita bisa membuka, membaca, dan tanpa menutup kembali Folder tersebut, tapi sebaiknya digunakan saja, karena jika dibuat perumpamaan, jika kita akan membaca buku, maka sudah pasti kita harus membuka buku tersebut kemudian membaca nya, dan setelah selesai membaca, alangkah baiknya kita menutup kembali buku tersebut, dan merapihkan nya kedalam lemari.

Silahkan anda perhatikan kode dibawah ini dengan seksama, yaitu sebuah contoh program php untuk membuka, dan membaca suatu folder dengan dua metode tingkat lanjut yang berbeda, yakni memanfaatkan fungsi perulangan while() dan fungsi perulangan for(). Dan kedua motode yang berbeda ini akan menghasilkan output yang sama, silahkan anda pelajari dan kembangkan sendiri

Metode 1:

<?php
$folder = "./"; //Sesuaikan Folder nya
if(!($buka_folder = opendir($folder))) die ("eRorr... Tidak bisa membuka Folder");

$file_array = array();
while($baca_folder = readdir($buka_folder))
 {
  if(substr($baca_folder,0,1) != '.')
   {
     $file_array[] =  $baca_folder;
    }
 }

 while(list($index, $nama_file) = each($file_array))
  {
   $nomor = $index + 1;
   echo "$nomor. <a href='$nama_file'>$nama_file</a> (". round(filesize($nama_file)/1024,1) . "kb)<br/>";
 }

closedir($buka_folder);
?>

Metode 2:

<?php
$folder = "./"; //Sesuaikan Folder nya
if(!($buka_folder = opendir($folder))) die ("eRorr... Tidak bisa membuka Folder");

$file_array = array();
while($baca_folder = readdir($buka_folder))
 {
  $file_array[] = $baca_folder;
 }

$jumlah_array = count($file_array);
for($i=2; $i<$jumlah_array; $i++)
  {
   $nama_file = $file_array;
   $nomor = $i - 1;
   echo "$nomor. <a href='$nama_file[$i]'>$nama_file[$i]</a> (". round(filesize($nama_file[$i])/1024,1) . "kb)<br/>";
 }

closedir($buka_folder);
?>

Screenshoot Hasilnya:



Silahkan anda gunakan salah satu nya sesuai dengan kebutuhan... Semoga tutorial singkat ini bermanfaat buat anda. Tank's

Wassallam...!
Lanjutkan membaca >>

Wednesday, July 24, 2013

Membuat form kontak dilengkapi kode captcha yang dirandom dengan php

- 25 komentar
Sudah lama rasanya saya ngga bikin update artikel di blog ini, itung-itung ngabuburit menjelang berbuka puasa, o'y,, selamat menjalankan ibadah puasa bagi yang berpuasa, semoga amal ibadah anda diterima oleh Allah s.w.t, amiiin....
Baiklah kita langsung saja ke pokok permasalahan, saat ini saya akan membahas bagaimana caranya membuat form kontak yang di lengkapi dengan kode capthca yang di random dengan menggunakan kode php tentunya. Sebelumnya silahkan anda lihat form kontak yang saya maksudkan, yang kebetulan sudah saya gunakan di blog ini http://www.tutorialwebgratis.com/p/contact.html

Sebenarnya bukan form kontak saja yang memerlukan penggunaan kode captcha tersebut, melainkan semua form memang diharuskan untuk menggunakan kode tersebut, seperti form untuk login, registrasi, dan sebagainya, tujuannya adalah untuk menghalau para spamer memanfaatkan form tersebut, yang biasanya para spamer membuat auto submiter yang dibuat khusus untuk mengisi form secara otomatis dan terus-menerus mensubmit form tersebut, tidak lain tujuan mereka adalah untuk beriklan.

Baiklah, pada kesempatan kali ini saya akan mengambil salah satu contoh nya saja, yaitu fungsi kode captcha untuk membuat sebuah form kontak, dimana form kontak ini digunakan oleh para pengunjung web atau blog untuk mengirim pesan kepada pemilik nya, dan saat ini saya tidak akan membahas secara keseluruhan nya, tapi hanya proses penggunaan random karakter nya saja, yaitu pembuatan random kode captcha dengan php, dan bagi anda yang memang sedang membutuhkan form kontak yang sudah jadi, gak usah khawatir, karena di akhir tutorial ini sudah saya sertakan link download untuk kode form kontak yang sudah jadi secara lengkap, dan serkarang anda jangan beranjak dulu, silahkan selesaikan membaca tutorial nya, hehe....

Perhatikan baris kode sederhana dibawah ini:
File random.php

<?php
function antirobot(){
 $karakter = array('a','A','b','B','c','C','d','D','e','E','f','F','g','G','h','H','i','I','j','J','k','K','l','L','m','M','n','N','o','O','p','P','q','Q','r','R','s','S','t','T','u','U','v','V','w','W','x','X','y','Y','z','Z','1','2','3','4','5','6','7','8','9','0');
 $max = (count($karakter)-1);
 srand(((double)microtime()*1000000));
 $kar1 = $karakter[rand(0,$max)];
 $kar2 = $karakter[rand(0,$max)];
 $kar3 = $karakter[rand(0,$max)];
 $kar4 = $karakter[rand(0,$max)];
 $rand_kar = $kar1.$kar2.$kar3.$kar4;
 setcookie('random', $rand_kar, time()+7200);
 return $rand_kar;
}
echo antirobot();
?>

Kode diatas jika dijalankan akan menyimpan sebuah cookie yang bernama random, dan isi dari cookie tersebut tidak lain adalah text string yang di random dari a-z dan 0-9 karakter, dan setiap fungsi antirobot() tersebut dijalankan maka isi dari cookie itu pun akan berubah sesuai dengan karakter yang dirandom tadi.

Nantinya cookie yang sudah tersimpan di browser itu akan digunakan pada saat pemrosesan dilakukan, silahkan perhatikan sebuah form dibawah ini, yang saya padukan dengan jquery ajax javascript, dimana fungsi antirobot tersebut akan dipanggil menggunakan ajax.

File form.php

<script type="text/javascript" src="jquery-1.6.2.min.js"></script>
<script type="text/javascript">
function reloadkode(){
$("#random").html('....');
$("#random").load('random.php');
}
$(function(){
reloadkode();
})
</script>
<form name="pesan" action="proses.php" method="post">
Nama: <input type="text" name="nama" value="" size="20" /><br />
Email: <input type="text" name="email" value="" size="25" /><br />
Pesan: <textarea name="pesan" rows="7" cols="35"></textarea><br />
Masukan kode ini <span id="random" style="color:#EE0000; font-size:large;">....</span>
disini: <input type="text" name="random" value="" size="5" /> <a href="javascript:reloadkode();">Reload Kode</a>
<input type="submit" name="submit" value="Kirim Pesan" />
</form>

SreenShoot Form.php

Kemudian form tersebut akan di proses oleh file proses.php dan akan mencocokan random karakter yang dibawa nya dengan cookie yang sudah disimpan, dan apabila cocok, maka proses akan dilanjutkan

File proses.php

<?php
$nama = $_POST['nama'];
$email = $_POST['email'];
$pesan = $_POST['pesan'];
$random = strtoupper($_POST['random']);
if($random == ""){echo "Anti spam jangan dikosongkan!<br/>
<a href='javascript:history.back();'>Kembali</a>";}else{
if($random == strtoupper($_COOKIE['random'])){
echo "Terimakasih $nama, pesan anda telah diproses!<br/>
Rincian pesan anda adalah:<br/><br/>
Nama: $nama<br/>
Email: $email<br/>
Pesan: $pesan<br/><br/>
Thank's<br/>
<a href='javascript:history.back();'>Kembali</a>";
}else{echo "Kode captcha yang anda masukan salah!<br/>
<a href='javascript:history.back();'>Kembali</a>";}
}
?>

Kode diatas hanyalah contoh saja, jika anda memerlukan kode form kontak secara lengkap, silahkan download disini, dan jangan lupa untuk memberikan tanggapan pada tutorial ini, semoga bermanfaat bagi anda yang membaca nya. Wassalam....
Lanjutkan membaca >>

Thursday, May 30, 2013

Cara menginstall FileZilla Server di komputer Win7 untuk dijadikan server tempat penyimpanan File

- 0 komentar
FileZilla Server adalah perangkat lunak yang dibuat khusus untuk menjadikan komputer kita sebuah Mesin Server sebagai tempat penyimpanan File, yang mana FileZilla Server ini banyak digunakan oleh penyedia Web Hosting sebagai salah satu layanan File Transfer Protocol, yaitu sebuah Fasilitas untuk menghubungkan kedua komputer Client dan komputer Server untuk keperluan mentransfer file.

Perangkat ini juga memiliki hak akses masing-masing untuk setiap komputer Client yang dapat kita atur ke Folder tertentu untuk tempat penyimpanan file nya, sesuai dengan masing-masing user Client yang kita buat di Server. Sedangkan kecepatan Transfer nya juga lumayan kenceng, yaitu bisa mencapai -+24MB/detik.

Akan tetapi perangkat lunak ini tidak bisa berjalan sendiri, karena dibutuhkan perangkat lain yang terpasang di komputer Client untuk dapat menjalin hubungan antara kedua komputer tersebut.... Yang mana perangkat lunak dukungan itu adalah FileZilla FTP Client, yaitu sebuah Software Komputer Dekstop biasa, yang dapat berjalan pada OS Windows, Linux, Mac, dll....

Jika anda bekerja di salah satu perusahaan, toko, sekolahan atau departemen tertentu yang memiliki banyak komputer Client dan memiliki satu buah komputer Server sebagai tempat penyimpanan file nya, perangkat lunak ini saya rasa  memang cocok untuk digunakan, karena setiap akses user Client dapat kita atur sebagai Grup tertentu.

Seperti misalnya (Konsep):
Sebuah sekolahan memiliki 6 buah komputer, dan 1 di antara nya adalah komputer yang dijadikan sebagai server, kemudian 5 komputer lainya digunakan oleh 1 orang kepala sekolah, 2 orang guru Fisika, dan 2 orang guru Matematika, maka konsepnya seperti dibawah ini:

1 User kepala sekolah: SERVER/FOLDER/
2 User guru Fisika: SERVER/FOLDER/FISIKA/
2 User guru Matematika: SERVER/FOLDER/MATEMATIKA/

Yang mana akses para guru hanya dapat membuka ke Folder study masing-masing, sedangkan akses kepala sekolah memiliki akses terhadap Folder para guru-guru....

Baiklah, kita langsung saja ke cara menginstall nya....
Silahkan tonton Video dibawah ini untuk cara menginstall FileZilla FTP Server versi Beta di komputer Windows7 yang akan dijadikan sebagai Server:



Bagi anda yang baru mengenal nya, silahkan gunakan FileZilla Server yang versi Installer nya saja, agar lebih mudah saat menginstall nya, dan pada saat anda membuka FileZilla Server Interface pertama kali akan di mintai password, di kosongkan saja:

ScreenShoot: FileZilla Server Interface

FileZilla Server Beta: http://www.ziddu.com/downloadlink/22272640/FileZillaServer.rar.html
FileZilla Server: http://filezilla-project.org/download.php?type=server
FileZilla Client: http://filezilla-project.org/download.php?type=client

Terimakasih anda telah membaca tutorial diatas, semoga bermanfaat, dan jangan lupa untuk memberikan tanggapan nya. Wassalam....
Lanjutkan membaca >>

Monday, April 29, 2013

Cara membuat modem menjadi lebih cepat untuk akses internet dengan sinyal 3G

- 20 komentar
Sebelum membahas ide ini, sedikitnya anda harus mengenal tentang perbedaan sinyal yang didapat oleh modem GSM yang anda gunakan, silahkan baca terlebih dahulu sedikit penjelasan dibawah ini mengenai perbedaan sinyal GSM, GPRS, EDGE, UMTS, WCDMA, HSDPA, HSUPA, HSPA, yang saya dapat dari berbagai nara sumber, salah satu diantaranya adalah Wikipedia.

GSM
GSM adalah singkatan dari Global System for Mobile Communications, yaitu sebuah teknologi komunikasi selular yang bersifat digital. Teknologi GSM ini banyak diterapkan pada komunikasi bergerak, khususnya telepon genggam. Teknologi ini memanfaatkan gelombang mikro, dan pengiriman sinyalnya yang dibagi berdasarkan waktu, sehingga informasi yang dikirim akan sampai pada tujuan. GSM dijadikan standar global untuk komunikasi selular sekaligus sebagai teknologi selular yang paling banyak digunakan orang di seluruh dunia. GSM ini mampu menyalurkan komunikasi berbentuk suara dan data dengan kecepatan 9,6 kbps sampai dengan 14,4 kbps, tetapi teknologi ini dipandang masih belum mencukupi, karena kecepatan data nya yang masih rendah, maka pada akhirnya teknologi ini dikembangkan menjadi GPRS.

GPRS
GPRS singkatan dari General Packet Radio Service, adalah sebuah teknologi all hasil pengembangan dari teknologi sebelumnya yaitu GSM. GPRS itu sendiri menggunakan teknologi dengan kecepatan hingga 115 kbps - 160 kbps, karena itulah teknologi GPRS banyak digunakan untuk transfer data yang berbentuk paket data, seperti E-mail, MMS (data gambar), WAP (Wireless Application Protocol), dan WWW (World Wide Web).

EDGE
EDGE singkatan dari Enhanced Data rates for GSM Evolution, adalah teknologi pengembangan dari GSM dengan kecepatan transfer data hingga 384 kbps. Nah,, dari sini kita dapat melihat bahwa kecepatan teknologi EDGE secara umum tiga kali lebih besar dibandingkan dengan teknologi GPRS.

UMTS
UMTS adalah singkatan dari Universal Mobile Telecomunication System, merupakan generasi ketiga (3G) untuk teknologi GSM. Sedangkan untuk kecepatan teknologi UMTS itu sendiri dapat mencapai 384 kbps.

WCDMA
WCDMA adalah singkatan dari Wideband Code Division Multiple Access, adalah persamaan dari teknologi UMTS, Namun teknologi WCDMA ini tidaklah sama dengan teknologi CDMA2000 atau yang kita kenal dengan CDMA. Sedangkan untuk kecepatan teknologi WCDMA itu sendiri dapat mencapai 384 kbps.

HSDPA
HSDPA singkatan dari High Speed Downlink Packet Access, adalah sebuah protokol telepon genggam atau yang disebut sebagai teknologi 3,5G. HSDPA ini merupakan evolusi standar WCDMA yang dirancang untuk meningkatkan kecepatan transfer data hingga 5x lebih tinggi. HSDPA memdefinisikan sebuah saluran WCDMA yang baru, yaitu high-speed downlink shared channel (HS-DSCH) dan cara beroperasinya berbeda dengan saluran WCDMA yang ada sekarang. Teknologi HSDPA ini biasanya satu paket dengan HSUPA, hanya saja HSDPA ini mengutamakan kecepatan download dengan kemampuan transfer downlinknya hingga 7.2Mbps - 14.4Mbps, dengan maksimum uplink 384 kbps.

HSUPA
HSUPA singkatan dari High Speed Upload Packet Access, adalah protokol telepon genggam 3G, yang masih satu bagian dengan HSPA, dan memiliki kecepatan upload hingga 5.76 Mbps, dan nama HSUPA ini diciptakan oleh Nokia. HSUPA merupakan sebuah teknologi komunikasi yang mengutamakan kecepatan Upload data.

HSPA
HSPA singkatan dari High Speed Packet Access, adalah koleksi protokol telepon genggam dalam arah 3,5G yang memperluas dan memperbaiki kinerja protokol Universal Mobile Telecommunications System (UMTS), yang didalamnya terdapat paket HSDPA dan HSUPA.

Jadi, kesimpulannya adalah jika anda mengutamakan kecepatan untuk browsing internet, maka yang dibutuhkan adalah sinyal yang mengutamakan kecepatan download, yaitu HSDPA. Namun tidak semua wilayah Indonesia bisa menikmati teknologi HSDPA ini, karena keterbatasan area jangkauan nya, sedangkan untuk dapat menikmati sinyal HSDPA ini, modem yang digunakan harus mendapatkan sinyal minimal WCDMA.

Jika modem yang anda gunakan tidak dapat menjangkau sinyal WCDMA, ada beberapa langkah yang dapat dicoba untuk mendapatkan sinyal WCDMA, diantaranya adalah:

1. Tempatkan modem didaerah yang terbuka atau tidak terhalang oleh gedung (diluar rumah), dengan menggunakan kabel USB yang panjang, maximal 5 meter dan jangan lebih dari 5 meter, karena biasanya modem tidak akan kompatible dengan perangkat komputer.


Screenshoot: Kabel USB 5 meter


2. Gunakan antena pengarah, bisa dengan menggunakan kaleng susu SGM atau sejenisnya, berukuran diameter -+15cm. Caranya:
- Buka dan bersihkan penutup kaleng sebelah nya, dan sebelahnya lagi dibiarkan tertutup, agar menjadi antena pengarah.
- Masukan modem ke dalam kaleng dengan memberikan lubang di sebelah pinggir kaleng untuk lubang masuk kabel USB.
- Kemudian, arahkan kaleng tersebut ke pemancar (Provider Jaringan) terdekat, jika tidak tau, silahkan arahkan ke semua penjuru untuk mencari arah mana yang ada sinyal 3G nya.



3. Setting pengaturan jaringan modem ke 3G Only, atau hanya untuk mendapatkan sinya 3G saja. Pengaturannya ini tergantung dari jenis applikasi yang digunakan oleh modem tersebut, bisa dengan mengeset nya ke 3G Only, HSDPA Only, atau WCDMA Only, dan jika anda menggunakan modem dari Telkomsel (TelkomselFlash), silahkan cek pengaturan modem pada bagian Alat >> Jaringan >> Type jaringan >> 3G Only, silahkan lihat gambar dibawah ini:

Screenshoot: Modem TelkomselFlash

Semoga informasi ini berguna buat anda, dan terimaksih sudah menyempatkan waktu yang berharga untuk membaca artikel ini, dan jangan lupa berikan tanggapannya mengenai artikel ini. Wassalam.
Lanjutkan membaca >>

Thursday, March 7, 2013

Membuat nomor urut secara otomatis pada database MySQL menggunakan php

- 6 komentar
Waktu dulu pernah saya tulis tutorial serupa tentang Cara membuat nomor urut terbentuk secara otomatis pada database MySQL, hanya saja kali ini saya akan memberikan contoh pemrosesan nya menggunakan php, yang mana pada saat pemrosesanya nanti akan dibuatkan query ke MySQL terlebih dahulu untuk mengambil data nomor yang terakhir, dan nantinya data nomor tersebut akan ditambah 1 (satu) sebelum dimasukan ke table database.

Baiklah, kita langsung saja membuatkan contohnya....
Pertama-tama silahkan buat terlebih dahulu database baru bernama terserah anda, dan tambahkan table beserta field-field nya, silahkan copy saja contoh table dibawah ini agar lebih mempercepat tutorial ini, hehe...

CREATE TABLE `namatable` (
  `nomor` int(11) NOT NULL,
  `nama` varchar(50) NOT NULL,
  `alamat` varchar(100) NOT NULL,
  PRIMARY KEY  (`nomor`)
) ENGINE=MyISAM DEFAULT CHARSET=utf8;

Baiklah, database baru berikut contoh table diatas sudah terbentuk, kemudian silahkan buatlah koneksi ke MySQL nya menggunakan php, seperti contoh file config.php dibawah ini:

File config.php

<?php
//Buat koneksi sederhana ke database, sesuaikan data login ke server MySQL nya
//Server(localhost), Port(3308), Username(root), Password(1234)
$connect = mysql_connect("localhost:3308","root","1234");
//Sesuaikan nama table nya
mysql_select_db("namadatabase", $connect);
?>

Silahkan sesuaikan koneksi diatas dengan MySQL Server yang anda miliki, seperti nama server, nomor Port (jika menggunakan Port yang berbeda), username, dan password nya...
Setelah itu, silahkan buatlah sebuah Formulir untuk menginputkan data baru nya, seperti contoh form.php dibawah ini:

File form.php

<h2>Masukan Data Baru!</h2>
<table>
<form name="insert" action="proses.php" method="post">
<tr><td style="float:right;">Nama: </td><td><input type="text" name="nama" /></td></tr>
<tr><td style="float:right;">Alamat: </td><td><input type="text" name="alamat" /></td></tr>
<tr><td colspan="2"><input type="submit" name="submit" value="Kirim" style="float:right;" /></td></tr>
</form>
</table>
<a href="index.php">Lihat data yang telah ada >></a>

ScreenShoot:

Tampilan Form pada Browser FireFox

Data baru yang dimasukan pada form diatas akan dibawa dan di proses menggunakan Post Method ke file proses.php dibawah... Silahkan anda perhatikan, form diatas tidak menyertakan form nomor, padahal field nomor terdapat pada database yang telah dibuat tadi... Memang khususnya data nomor akan ditambahkan nanti saat pemrosesan berlangsung, ide nya seperti ini:

>> Data baru dimasukan pada form.php, kemudian akan di proses oleh file proses.php
>> Bersamaan dengan pemrosesan tersebut, Query ke MySQL akan berlangsung untuk mengambil data nomor yang terakhir dimasukan sebelumnya
>> Kemudian data nomor tersebut akan di tambah 1 (satu), dan dijadikan Variable sebagai data nomor yang akan dimasukan ke database

Silahkan perhatikan file proses.php dibawah ini:

File proses.php

<?php
//Masukan koneksi ke database nya disini
include "config.php";
//Query pertama, mengambil data nomor terakhir sesuai dengan nomor terbesar
$q = mysql_query("SELECT * FROM namatable ORDER BY nomor DESC LIMIT 1");
$jumlah = mysql_num_rows($q);
$data = mysql_fetch_array($q);
//Jika tidak ada data, maka nomor pertama adalah 1
 if($jumlah <= 0){
  $nomorbaru = 1;
 }
 //Jika ada data terakhir maka nomor urut akan ditambah 1
 else{
  $nomorbaru = $data[nomor] + 1;
 }
//Jika form nama tidak di isi
if($_POST[nama] == ""){echo "Nama jangan dokosongkan...";}
//Jika form alamat tidak di isi
else if($_POST[alamat] == ""){echo "Alamat jangan dikosongkan...";}
//Jika kedua form di isi masukan data baru ke database
else{
mysql_query("INSERT INTO namatable (nomor, nama, alamat) VALUES ('$nomorbaru','$_POST[nama]','$_POST[alamat]')");
//Pemrosesan telah selesai, dan kembalikan ke halaman index.php
echo "<b>Data baru telah ditambahkan...</b> <script>window.location = 'index.php';</script>";
}
exit;
?>

Proses di atas akan berlangsung dalam hitungan mili detik... Kemudian untuk menampilkan semua data yang ada di database MySQL akan dilakukan pada halaman index.php

File index.php

<?php
//Masukan koneksi nya disini
include "config.php";
//Buat Query untuk menampilkan semua data yang ada di table database
$query = mysql_query("SELECT * FROM namatable ORDER BY nomor");
$jum = mysql_num_rows($query);
if($jum > 0){
while($data_query = mysql_fetch_array($query)){
 //Tampilkan data yang ada
 echo "$data_query[nomor]. $data_query[nama], $data_query[alamat] <br/>";
}
}else{
 echo "Belum ada Data apapun pada database";
}
 echo "<a href='form.php'>Tambahkan data baru >></a>";
 exit;
?>

Untuk mempersingkat waktu, silahkan anda test kode dibawah ini, yang saya jadikan satu untuk semua ide diatas kedalam file index.php, silahkan jalankan pada Server Lokal di komputer anda, tapi sebelumnya komputer harus sudah menjadi Web Server terlebih dahulu, silahkan gunakan LocalServer, download Disini >>

File index.php

<?php
$connect = mysql_connect("localhost:3308","root","1234");
mysql_select_db("namadatabase", $connect);
?>
<html>
<head>
<title>
Tes membuat nomor urut pada database MySQL</title>
</head>
<body>

<?php
$query = mysql_query("SELECT * FROM namatable ORDER BY nomor");
while($data_query = mysql_fetch_array($query)){
 echo "$data_query[nomor]. $data_query[nama], $data_query[alamat] <br/>";
}
if(isset($_POST[submit])){
$q = mysql_query("SELECT * FROM namatable ORDER BY nomor DESC LIMIT 1");
$jumlah = mysql_num_rows($q);
$data = mysql_fetch_array($q);
if($jumlah <= 0){
 $nomorbaru = 1;
 }else{
 $nomorbaru = $data[nomor] + 1;
 }
if($_POST[nama] == ""){echo "Nama jangan dokosongkan...";}
else if($_POST[alamat] == ""){echo "Alamat jangan dikosongkan...";}
else{
mysql_query("INSERT INTO namatable (nomor, nama, alamat) VALUES ('$nomorbaru','$_POST[nama]','$_POST[alamat]')");
echo "<b>Data baru telah ditambahkan, Silahkan Tunggu...</b>";
echo "<script>window.location = 'index.php';</script>";
}
}else{
?>
<h2>Masukan Data Baru!</h2>
<table>
<form name="insert" action="<? echo $_SERVER['PHP_SELF']; ?>" method="post">
<tr><td style="float:right;">Nama: </td><td><input type="text" name="nama" /></td></tr>
<tr><td style="float:right;">Alamat: </td><td><input type="text" name="alamat" /></td></tr>
<tr><td colspan="2"><input type="submit" name="submit" value="Kirim" style="float:right;" /></td></tr>
</form>
</table>
</body>
</html>

<?php
}
exit;
?>

ScreenShoot:

Tampilan exekusi file index.php pada Browser FireFox


Terimakasih sudah menyimak artikel ini, semoga dapat berguna bagi anda yang sedang belajar menganai php dan MySQL Server, silahkan berikan tanggapan nya mengenai tutorial di atas pada form komentar yang telah disediakan. Wassalam...
Lanjutkan membaca >>

Thursday, February 28, 2013

Cara pengaturan DNS MX Record untuk email dengan domain sendiri menggunakan Google Apps

- 5 komentar
Assalamu alaikum wr wb?

Jika anda memiliki sebuah blog dengan nama domain sendiri, tentunya anda juga ingin membuat sebuah email dengan nama domain sendiri pula untuk dapat digunakan sebagai alat komunikasi dengan user atau pengunjung blog supaya lebih terlihat familiyar menggunakan email dengan nama domain sendiri, seperti misalnya kontak@domainanda.com, info@domainanda.com, dan lain-lain...

Dalam tutorial ini saya akan menggunakan Google Apps sebagai layanan email hosting nya... Sedangkan kelebihan dari Google Apps ini adalah, selain Gratis anda juga bisa membuat lebih dari 1 (satu) akun email dalam satu nama domain. Sedangkan fitur yang dimiliki Google Apps ini tidak jauh berbeda seperti halnya kita menggunakan Email pada Gmail.com atau Google Mail.

Kan di hosting juga sudah disediakan Akun Email nya?
Memang benar, kebanyakan webhosting sudah memfasilitasi untuk pembuatan akun email dengan nama domain sendiri, akan tetapi terkadang Webhosting yang Gratisan biasanya membatasi pembuatan akun email tersebut sampai 2 atau 3 akun email saja, dan apabila anda membutuhkan akun email yang banya untuk keperluan perkantoran misalnya, maka anda harus Upgrade menjadi hosting yang berbayar, oleh karena itu kita gunakan Google Apps sebagai solusinya...

Disini saya asumsikan bahwa anda telah memiliki nama domain sendiri seperti .com, .net, .org, dll...
Jika belum memilikinya silahkan anda membelinya terlebih dahulu dilayanan Domain Registrar seperti GoDaddy dan lain-lain, atau anda juga bisa menggunakan domain yang Gratisan, silahkan anda cari sendiri di Google.com dengan kata kunci "Domain Gratisan"

Jika sekarang anda telah memiliki nama domain sendiri, dan ingin mengarahkan email untuk domain tersebut  ke Google Mail, maka silahkan login ke kontrol panel DNS Management dimana anda membeli nama domain tersebut, atau jika tidak memiliki akses terhadap DNS Management nya, silahkan minta ke penyedia (Penjual) domain tersebut agar menghapus seluruh catatan MX Record yang ada, kemudian menggantinya dengan catatan MX Record Google Mail, seperti misalnya nama domain anda adalah namadomain.com, maka tambahkan Catatan Mx Records seperti pada table dibawah ini:


No. HostName Priority Value
1 : namadomain.com.1 aspmx.l.google.com.
2 : namadomain.com. 5 alt2.aspmx.l.google.com.
3 : namadomain.com. 5 alt1.aspmx.l.google.com.
4 : namadomain.com. 10 aspmx3.googlemail.com.
5 : namadomain.com. 10 aspmx2.googlemail.com.


Kemudian setelah mengganti catatan MX Record seperti pada table diatas, maka anda harus melakukan beberapa langkah pengaturan lagi pada Control Panel Google Apps nya, silahkan buat akun baru menggunakan domain anda di Google Apps: http://www.google.com/apps dan ikuti panduan dengan gambar dibawah ini... Klick saja pada gambar untuk memperjelas.


Gambar: Form registrasi Google Apps

Lanjut >>

Gambar: Form registrasi Google Apps

Lanjut >> Kemudian buatlah akun baru untuk digunakan sebagai informasi login ke kontrol panel Google Apps

Gambar: Form registrasi Google Apps

Lanjut >> Selanjutnya anda akan dibawa ke Beranda Google Apps

Gambar: Control Panel Google Apps


Kemudian setelah itu akan diminta untuk memverifikasi kepemilikan website yang didaftarkan tersebut, bisa dengan menambahkan Record TXT, atau dengan metode yang lainya yang diberikan oleh Google, silahkan pilih salah satunya yang menurut anda lebih mudah, kalo menurut saya gunakan metode yang menambahkan Record TXT pada DNS Management nya sesuai yang di sarankan oleh Google itu sendiri.

Kemudian selanjutnya anda akan dipandu untuk melakukan beberapa pengaturan lain-lainya yang harus dilakukan berikutnya, sampai persiapan Google Apps telah selesai, dan anda sudah dapat mengirim dan menerima email di Gmail.com menggunakan nama domain sendiri.

Sebagai panduan, silahkan tonton Video Youtube dibawah ini, yang saya buat menggunakan Dekstop Recorder (Tanpa Audio), Ganti ke kuwalitas HD agar lebih jelas lagi:


(Sory keyboard PC saya lagi rusak dibagian angka saat membuat video nya... Harap maklum...)


Kemudian setelah semuanya dijalankan sesuai dengan Tutorial video diatas, maka tunggu 24 jam kedepan untuk keselarasan domain anda dengan Google Mail, dan jika telah berhasil, maka anda akan melihat tampilan seperti dibawah ini, setelah login ke kontrol panel Google Apps:




Sekarang silahkan tes mengirim dan menerima email dengan akun yang dibuat pada Google Apps, dan silahkan coba akses email tersebut menggunakan subdomain yang telah disesuaikan menggunakan CNAME Record, sesuai yang ada pada Tutorial Vodeo di atas, seperti misalnya http://mail.apps.belajardesainweb.com atau akses Google Document dengan http://docs.apps.belajardesainweb.com

Terimakasih sudah menyimak artikel ini, semoga tulisan-tulisan saya dapat berguna buat anda yang sedang belajar, dan jangan lupa untuk memberikan tanggapan nya mengenai hal ini. Wassalam...
Lanjutkan membaca >>

Friday, February 15, 2013

Cara enkripsi request link url agar tidak diketahui field dan isinya (Contoh Link Download)

- 0 komentar
Assalamu alaikum wr wb?

Kali ini saya akan membuat contoh program php untuk link download yang terenkripsi, dengan link url yang selalu berubah-ubah setiap saat, dalam kurun waktu yang tercatat pada cookie yang telah ditentukan, disini saya akan menggunakan fungsi base64_encode() untuk mengenkripsi link atau url nya, dimana Request dari URL tersebut membawa nama file dan string karakter yang selalu berubah-ubah dalam bentuk field dan value yang di enkripsi oleh base64_encode().

Baiklah sekarang kita buat contoh link download yang terenkripsi, pertama-tama buatlah Fungsi sendiri, yaitu fungsi random_karakter() dan fungsi decode_url(), dimana fungsi random_karakter() ini terdiri dari angka dan hurup secara acak yang selalu berubah-ubah setiap kali dijalankan, dan fungsi decode_url() berfungsi untuk mengembalikan atau menerjemahkan beberapa field dan value pada Request url yang terenkripsi sebelumnya, silahkan lihat contoh kedua fungsi tersebut dibawah ini dalam file function.php

File function.php

<?php
//Membuat fungsi random_karakter() dengan Hurup dan Angka secara acak
function random_karakter(){
 $karakter = array('a','A','b','B','c','C','d','D','e','E','f','F','g','G','h','H','i','I','j','J','k','K','l','L','m','M','n','N','o','O','p','P','q','Q','r','R','s','S','t','T','u','U','v','V','w','W','x','X','y','Y','z','Z','1','2','3','4','5','6','7','8','9','0');
 $max = (count($karakter)-1);
 srand(((double)microtime()*1000000));
 $kar1 = $karakter[rand(0,$max)];
 $kar2 = $karakter[rand(0,$max)];
 $kar3 = $karakter[rand(0,$max)];
 $kar4 = $karakter[rand(0,$max)];
 $kar5 = $karakter[rand(0,$max)];
 $kar6 = $karakter[rand(0,$max)];
 $kar7 = $karakter[rand(0,$max)];
 $kar8 = $karakter[rand(0,$max)];
 $kar9 = $karakter[rand(0,$max)];
 //Anda bisa menambahkan variabe nya seperti $kar10 dan seterusnya
 $random_karakter = $kar1.$kar2.$kar3.$kar4.$kar5.$kar6.$kar7.$kar8.$kar9;
 return $random_karakter;
}
//Membuat fungsi decode_url() untuk memecah dan menerjemahkan Request URL
function decode_url($isi){
 $explode_1 = explode('?', $isi);
 $explode_2 = $explode_1[1];
 $explode_3 = explode('&', base64_decode($explode_2));
 for($i=0; $i<=count($explode_3)-1; $i++){
 $explode_4 = explode('=', $explode_3[$i]);
 $decode_url[$explode_4[0]] = $explode_4[1];
 }
 return $decode_url;
}
?>

Fungsi random_karakter() diatas nantinya akan dijalankan setiap saat beserta cookie random_karakter akan selalu di update setiap kali halaman dikunjungi atau di reload, dan random karakter ini akan dijadikan sebagai sisipan terhadap Request url yang di enkripsi menggunakan base64_encode(), sehingga Request url tersebut tidak diketahui field dan value nya dan akan selalu berubah-ubah setiap saat, silahkan lihat contoh penerapan nya.

File index.php

<?php
include "function.php";
$random_karakter = random_karakter();
//Membuat Cookie random_karakter yang dienkripsi dengan masa cookie 1 jam
setcookie(base64_encode('random_karakter'), base64_encode($random_karakter), time()+3600);
//Contoh link download yang dienkripsi
echo "Contoh: <a href='download.php?".base64_encode("file=nama-file.zip&random=".$random_karakter)."'>nama-file.zip</a>";
echo "<br/>";
echo "Contoh: <a href='download.php?".base64_encode("file=nama-file-lainya.zip&random=".$random_karakter)."'>nama-file-lainya.zip</a>";
exit;
?>

Dalam hal ini anda juga bisa menggunakan file .htaccess untuk manipulasi url nya, supaya lebih terlihat profesional, namun saat ini saya hanya akan memberikan materi sebatas enkripsi url saja, silahkan anda kembangkan sendiri program nya.

Selanjutnya link url tersebut di Request dari file index.php ke file download.php untuk di proses dengan metode get yang telah di enkripsi sebelumnya, silahkan lihat pemrosesan nya pada file download.php dibawah ini:

File download.php

<?php
include "function.php";
//Jika cookie random_karakter yang di enkripsi ada
if(isset($_COOKIE[base64_encode('random_karakter')])){
$decode_url = decode_url($_SERVER['REQUEST_URI']);
$cookie = base64_decode($_COOKIE[base64_encode('random_karakter')]);
$random = $decode_url['random'];
$file = $decode_url['file'];
 if($cookie == $random){
 //Jika file ada maka ganti Header php sesuai type file
 if(file_exists($file)){
 header("Content-Type: application/zip");
 header("Content-Disposition: attachment; filename=".basename($file));
 header("Content-Length: ".filesize($file));
 readfile($file);
}
 else{
 //Jika file tidak ada
 echo "Maaf, file <b>$file</b> tidak tidak ditemukan, mungkin sudah dihapus! <a href='index.php'>index.php</a>";
 }
}
 else{
 echo "Random karakter ($random) salah, silahkan diproses ulang! <a href='index.php'>index.php</a>";
 }
}
 else{
 //Jika cookie tidak ada
 echo "Maaf, sesi download anda telah berakhir! Silahkan dicoba kembali <a href='index.php'>index.php</a>";
}
exit;
?>

ScreenShot: Alamat URL download oleh Internet Download Manager

Untuk mencoba script php diatas, silahkan persiapkan file nama-file.zip dan file nama-file-lainya.zip kemudian simpan pada direktori yang sama dengan kode nya, silahkan Klick Disini untuk mendownload script di atas dengan lengkap, anda juga bisa menggunakan fungsi selain base64_encode(), dan menambahkan form Verifikasi dengan Random karakter sebelum pengunjung mendownloadnya, silahkan lebih di kembangkan lagi script nya.

Semoga tutorial ini berguna buat anda yang sedang belajar mengenai php, dan jika ada pertanyaan silahkan mengisi form komentar dibawah ini dengan akun google anda, dan terimakasih sudah menyimak.

Wassalam...
Lanjutkan membaca >>

Cara membuat sistem upload file dengan php (Contoh Sederhana)

- 26 komentar
Assalamu alaikum wr wb?

Sepertinya saya tidak akan panjang lebar lagi untuk menjelaskan mengenai sistem upload file dengan php ini, karena mungkin anda sudah tau apa yang dimaksud dengan Upload File, yang mana seringkali kita temukan pada beberapa website yang menyediakan fasilitas seperti itu, misalkan situs jejaring facebook yang menyediakan fasilitas untuk berbagi Photo dengan teman dan sebagainya.

Disini saya akan memberikan contoh dasarnya saja untuk pembuatan sistem upload file dengan php, silahkan anda modifikasi sendiri untuk bagian dekorasi dan sebagainya. Pertama-tama buatlah sebuah form dengan metode Post seperti dibawah ini:

File index.php

<h2>Upload File</h2>
Ukuran File Maximal: 10mb.
<form name="form" enctype="multipart/form-data" action="proses.php" method="POST">
<input type="hidden" name="MAX_FILE_SIZE" value="10000000" />
Pilih File: <input name="file" type="file" style="cursor:pointer;" />
<input type="submit" name="submit" value="Upload" />
</form>

ScreenShoot:



Yang mana nantinya form diatas akan di proses oleh file proses.php, menggunakan metode Post, silahkan perhatikan script nya dibawah ini, kemudian silahkan anda pelajari bagaimana cara kerjanya:

File proses.php

<?php
if(isset($_POST[submit])){
 $direktori = 'files/'; //Folder penyimpanan file
 $max_size  = 1000000*10; //Ukuran file maximal 10mb
 $nama_file = $_FILES['file']['name']; //Nama file yang akan di Upload
 $file_size = $_FILES['file']['size']; //Ukuran file yang akan di Upload
 $nama_tmp  = $_FILES['file']['tmp_name']; //Nama file sementara
 $upload = $direktori . $nama_file; //Memposisikan direktori penyimpanan dan file
//Proses akan dimulai apabila File telah dipilih sebelumnya
if($nama_file == ""){echo "File Gagal di Upload karena anda tidak memilih file apapun!";}
else{
//Proses upload file jika ukuran lebih kecil dari yang di tentukan
if($file_size <= $max_size)
 {
  if(move_uploaded_file($nama_tmp, $upload)){echo "File Berhasil diupload ke Direktori: ".$direktori.$nama_file."";}
  else{echo "File ".$nama_file." Gagal diupload, karena berbagai macam alasan!";}
 }
else
{
 //Jika ukuran file lebih besar dari yang ditentukan
 echo "File ".$nama_file." Gagal di Upload, karena terlalu besar, batas yang ditentukan adalah : ".$max_size." bait.";
}}}
else
{
 echo "Harus melalui Form Upload sebelum ke halaman ini!";
}
?>  

Untuk mendownload script di atas secara lengkap silahkan klick disini

Semoga tutorial singkat ini bermanfaat buat anda yang sedang belajar, jangan lupa untuk memberikan komentar nya, terimakasih.

Wassalam...
Lanjutkan membaca >>

Sunday, February 10, 2013

Cara menambahkan Section baru untuk tata letak Gadget pada tema blogger

- 3 komentar
Assalamu alaikum wr wb?

Yang dimaksud dengan Section disini adalah Tata letak untuk menempatkan Gadget pada tema Blogger, dan cara untuk menambahkan Section tersebut adalah dengan menambahkan baris kode <b:section pada bagian tertentu, dan di akhiri dengan </b:section>, seperti misalnya anda akan menambahkan Section baru untuk bagian Sidebar yang disesuaikan dengan CSS Template untuk ditampilkan disebelah kanan pada halaman blog, silahkan lihat StyleSheet untuk menyesuaikan tampilan Sidebar blog seperti dibawah ini, dan tempatkan pada bagian <b:skin><![CDATA[*/ disini /* ]]></b:skin>
#sidebar-wrapper{
width:320px;
float:right;
margin-right:15px;
border-left:1px solid #ddd;
word-wrap:break-word;
overflow:hidden;

}

.sidebar{
width:320px;
}

Kemudian untuk menambahkan Section baru, tempatkan kode dibawah ini pada bagian <body>Disini...</body> penerapanya adalah seperti ini:
<div id='sidebar-wrapper'>
<b:section class='sidebar' id='sidebar1' preferred='yes'>
<!-- Gadget akan ditempatkan disini! -->
</b:section>
</div>

Atau bisa juga seperti ini:
<div id='sidebar-wrapper'>
<b:section class='sidebar' id='sidebar1' preferred='yes' />
</div>

Sidebar Blog pada contoh tema diatas memiliki satu bagian Section saja, dan nantinya anda bisa menambahkan beberapa Gadget didalamnya, seperti misalnya HTML/JavaScript, dan lain-lain, silahkan lihat ScreenShoot nya dibawah ini:



Catatan:
Masing-masing kode Section harus menggunakan id yang berbeda, seperti misalnya <b:section id='sidebar1' class='sesuaikanstyle' preferred='yes' /> atau <b:section id='footer' class='sesuaikanstyle' preferred='yes' /> dan sebagainya.

Semoga tutorial singkat diatas ini dapat berguna buat anda, silahkan berikan tanggapan nya pada form komentar dibawah ini, jangan lupa LIKE ya...

Wassalam...
Lanjutkan membaca >>
 
Copyright © . Tutorial Web Gratis